Latest Entries »

Bacalah!

Selain menyebutkan beberapa kriteria manusia-manusia terbaik menurut pandangan Islam, hadits-hadits Rasulullah ternyata juga menyitir kriteria manusia-manusia terburuk. Tentu saja, maksudnya cukup jelas. Beliau mendorong kita untuk meniru kebaikan kelompok pertama, dan menjauhi keburukan kelompok kedua. Mungkin sudah cukup banyak dikupas tentang siapa saja sebaik-baik manusia (khairun-naas) itu, maka kini giliran kita mengetahui siapa saja seburuk-buruk manusia (syarrun-naas). Mengapa demikian?

View original post 948 more words

Bacalah!

Permusuhan Yahudi terhadap Islam sudah terkenal dan ada sejak dahulu kala. Dimulai sejak dakwah Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam dan mungkin juga sebelumnya bahkan sebelum kelahiran beliau. Hal ini mereka lakukan karena khawatir dari pengaruh dakwah islam yang akan menghancurkan impian dan rencana mereka. Namun dewasa ini banyak usaha menciptakan opini bahwa permusuhan Yahudi dan Islam hanyalah sekedar perebutan tanah dan perbatasan Palestina dan wilayah sekitarnya, bukan permasalahan agama dan sejarah kelam permusuhan yang mengakar dalam diri mereka terhadap agama yang mulia ini.

View original post 2,144 more words

Yang menjadi pertanya’an,

Apakah anda ingin mati, dalam keada’an sekarang ?…

Marilah kita persiapkan, bekal apa yang akan kita bawa setelah kita menjadi mayat (Mati)

Tentu saja  jawabannya ada dalam hati kita masing-masing..

Ingatlah saudarku…’’ seyogyanya jika kita selaku umat muslim, hendaknya kita mempercayai bahwa adanya kehidupan yang haqiqi setlah kita mati, ada kasih sayang yang akan di berikan khusus oleh Allah Swt kepada hamba hamba-Nya yang terpilih ‘’Allahur-rahiim”

Ketatnya persaingan hidup, krisis finansial target pekrja’an lilitan hutang perusaha’an, dan sejuta mas’alah di tempat kerja serta tekanan hidup yang semakin sulit, telah membuat anda luapa akan kematian…..’’

Demikian pula berkumpul dengan orang yang kita cintai……

Keluarga, sahabat, pergi berlibur, makan minum direstoran, belanja di mall, konser music, menonton televise dan baca novel telah membuat anda lupa akan kematian…..

Memang meningat akan kematian, merupakan hal yang menakutkan bagi kebanyakan orang,

Sehingga topic pembicara’an tentang maut sering dihindari oleh manusia sehingga paling serin dilupakan, tap celakanya tidak dari bisa menghindar dari datangnya ajal..’

Tapi…… suka tidak suka piala bergilir itu pasti menghampiri kita, bahkan bukan hal suatu mustahil setelah membaca posting ini, anda akan menghembuskan NAFAS TERAKHIR…..!!

Begitu sepenggal kata yang pernah saya jumpai di dalam sebuah salahsatu video dari tutorial islamic. Dan itu memang saya sangat setuju sekali,,,, ‘’ karena memang dunia dan seuluruh isinya termasuk kita ( manusia ) selaku bagian daripadanya ( dunia ), akan merasakn fana ( rusak ). Namun datangnya suatu ajal yang akan menghampiri setiap perawakan yang bernyawa termasuk ajal taqdir manusia, tidaklah di ketahui kapan, waktu, dan dimana tempatnya, ia datang  begitu tiba-tiba, suka tidak suka setiap yang bernyawa  yang menmui ajalnya, pada sa’at itu sungguh tidak ada lagi dispensasi dari sang maha kuasa, tak akan ada lagi yang mampu memajukan dan tak ada pula yang dapat menangguhkan barang sedetikpun. Karna yang demi kian itu sudah ada tulisnya di pembukuan Allah Swt..( Lauhfil mahfudz ).

Ajal kematian  Adalah suatu ketentuan yang pasti akan kita jumpai, dan kita selaku manusia yang masih merasakn hidup, artinya kita adalah seoarng mayat yang belum jadi…”

Bacalah!

Kebenaran ajaran Islam terus-menerus dibuktikan oleh penemuan demi penemuan ilmu pengetahuan. 1.400 tahun yang lalu, Rasulullah SAW sudah menyatakan dalam haditsnya bahwa kelak matahari akan terbit dari Barat sebagai bukti keagungan Allah SWT dan ciri-ciri kiamat sudah semakin dekat:

“Tidak akan terjadi kiamat sehingga matahari terbit dari tempat terbenamnya, apabila ia telah terbit dari barat dan semua manusia melihat hal itu maka semua mereka akan beriman, dan itulah waktu yang tidak ada gunanya iman seseorang yang belum pernah beriman sebelum itu.” [Riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah dan Riwayat Ahmad, Abu Dawud dan Ibn Majah]

View original post 568 more words

The Religion of Islam

This web site is for people of various faiths who seek to understand Islam and Muslims.  It contains a lot of brief, yet informative articles about different aspects of Islam.  New articles are added every week.  Also, it features Live Help through chat.

via The Religion of Islam.

KEUTAMAAN MEMBACA DAN MENGAMALKAN ALQUR’AN.

petikan dari kitab At-Tibyaan fii Adaabi Hamalatil Qur’an, karangan Imam Annawawi rahimahullahu ta’alaa.

Para pembaca yang budiman…’

Alhamdulillahirabbil’aalamiin…

Segala puji dan puja patut kita haturkan kpada Allah.ta’alaa, yang telah menurunkan kitab suci Al-Qur’an sebagai petunjuk yang lurus untuk manusia. Kita selayaknya memuji Dia serta memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya. Kita memohon perlindungan kepada Allah.Swt daripada goda’an syetan yang terkutuk, kejahatan yang kita bentuk sendiri dan keburukan segala amal dan perbuatan kita.

Saya bersaksi bahwasannya tidak ada illah yang wajib kita sembah selain Allah.Swt. Dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad.Saw adalah utasan Allah.Swt.

Shalawat dan salam semoga senantyasa terlimpahkan selalu kepada lebih bagus bagusnya mahluk yakni junjungan kita, sayyidina Nabi Muhammad.Saw hamba terpilih sbagai rasul Nabi akhir zaman, dan juga kepada para keluarga-Nya beserta para sahabat-sahabat beliau, termasuk kita selaku umatnya yang merindukan syafa’atnya di yaumil Qiyamat kelak. Amin yaa rabbal aalamiin.

Selanjutnya, Allah ta’alaa telah memuliakan kepada kiata semua dengan Al-Qur’an yang berisi khabar umat-umat sebelumnya ataupun sesudahnya, dan memberikan keputusan diantara mereka.

Al-Qur’an adalah pemisah antara  yang haq dan yang batail. Tidaklah seorang yang sombong meninggalkannya kecuali Allah ta’ala mematahkannya. Barang siapa diberi petunjuk oleh Allah.Swt, maka tidak ada suatupun yang menyesatkannya. Dan barang siapa yang disesatkan oleh Allah.Swt, maka tidak ada suatu kekuatan pun yang dapat memberikan petunjuk kepadanya. Barang siapa yang mencari petunjuk selain Al-Qur’an, maka Allah ta’alaa menyesatkannya. Al-Qur’an adalah sebagai petunjuk yang lurus bagi orang orang yang bertaqwa, dan jangan sekali kali meragukannya..Barang siapa yang berkata berdasarkan Al-Qur’an, maka ia telah berkata benar. Barang siapa yang mengamalkannya, maka dia pasti akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda, keuntungan didunia, terlebih keuntungan pahala akhiratnya.

Isi yang terkandung didalam Al-Qur’an adalah berbagai macam nasihat, perumpama’an-perumpama’an, adab dan hukum hukum serta sejarah yang terkandung tentang sejarah orang-orang yang terdahulu dan yang kemudian. Disamping itu Allah ta’alaa menyuruh kita untuk memerhatikan dan mengamalkan adab-adabnya. Oleh karena itu banyak sekali para ulama menuliskan serta menafsirkan secara luas dan mendalm tenatang Al-Qur’an, kemudian imam Annawawi Rahimahullahu ta’alaa, beliau telah meringkas kedalam salahsatu kitabnya (At-Tibyaan fii Adaabi Hamalatil Qur’an ) *yang nantinya saya akan jadikan suatu acuan terkait tema di atas. Kandungan Kitab tersebut (At-Tibyaan fii Adaabi Hamalatil Qur’an ) meliputi tentang adab adab membaca, belajar Al-Qur’an, sifat sifat penghafadzh, ketrangan keutama’an membacanya, adab adab bagi murid serta ustadz, panduan mengamalkan dan tuntunan dan hukumnya supaya para penuntut Al-Qur’an mendapatkan sebesar-besarnya.

Di akhir kitab tersbut,  imam An-Nawawi juga menjelaskan nama-nama dan kata-kata asing yang terdapat pada Al-Qur’an, serta menyinggung  sejumlah kaedah dan faedahnya. Untuk lebih jelasnya saya sarankan untuk mendownloadnya distus: http://shirotholmustaqim.wordpress.com/download-e-book-karya-ulama-ulama-lainnya/download-e-book-karya-imam-nawawi/smoga kitab trsbut (At-Tibyaan fii Adaabi Hamalatil Qur’an ) berguna bagi penuntut ilmu dan pengkaji Al-Qur’an. Mudah-mudahan Allah ta’alaa membalasnya dengan kebaikan atas jasa-jasa beliau (imam An-Nawawi rahimahullahu ta’alaa) kpada umat muslimin dan muslimah, dan mudah-mudahan Allah ta’alaa memasukkan imam An-Nawawi  dan kita kedalam golongan Ahli Al-Qur’an dan mendapat keistmewa’an darinya. Amin yaa rabbal-aalamiin..

Selanjutnya disini saya hanya  ingin berniat untuk menuliskan bagian2 yang berkaitan dengan yang saya temakan saja. dan hal ini tidak mengesampingkan rasa terimakasaih saya, wabil khusus kepada penerbit terjemahan kitab (At-Tibyaan fii Adaabi Hamalatil Qur’an ) yakni ” Abdul Qadir Al-Arnauth”  semoga amal ibadahnya dicatat sebagai amalan shalehah.. amin..

Baiklah akhinal kiram… para pembaca yang saya mulayakan..’

Dengan mengharapkan ridha Allah.ta’alaa, serta mengharapkan keikhlasan pihak terkait dalm penulisan yang saya temakan ini, tiada ada niat lain, semata hanya ingin sedikit berbagi dengan pembaca, dengan tujuan ubudyyah di forum media yang saya buat ini.  Dan langsung saja saya memulainya dengan lafadz,

                                                                                     ”Bismillaahirrahmaanirrahiim”

KEUTAMA’AN MEMBACA DAN MENGAMALKAN AL-QUR’AN

Allah ta’alaa  berfirman ;

” Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anuge- rahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, ” (QS.Al-Fathiir 35 :29-30)

Beberapa  Hadits-hadits Rasulullah.Saw yang menerangkan tentang keutama’an membaca dan mengkaji Al-Qur’an, antara lain;

–          Dari Usman bin Affan.ra, katanya, Rasulullah Saw bersabda:

“Sebaik-baik kamu ialah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengamalkannya”

(Dari  Abu Abdillah Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim Al-Bukhari dalam shahihnya)

Diriwayatkan daripada Aisyah ra, katanya, Rasulullah bersabda:

“Orang yang membaca Al-Qur’an sedang ia mahir melakukannya, kelak ia mendapat tempat di syurga bersama-sama dengan rasul rasul yang mulia lagi baik, Sedang orang yang membaca Al-Qur’an, tetapi dia tidak mahir, membacanya tertegun- tegun, dan namapak Nampak agak berat lidahnya (belum lancer), dia akan mendapat dua pahala.’’

(Riwayat dari Bukhari dari Abu Husain Muslim bin Al-Hujjaj bin Muslim Al-Qusyaiy  An-Nisaburiy dalam  dua kitab shahih mereka).

(Riwayat Bukhari & Muslim)

–          Diriwayatkan dari Abu musa Al-Asy’aru  ra, katanya, Rasulullah Saw bersabda:

“ Perumpama’an otrng mukmin yang membaca Al-Qur’an, seperti buah utrujjah yang baunya harum dan rasanya enak. Perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al-Qur’an seperti buah kurma yang tidak berbau sedang rasanya enak dan manis. Perumpama’an oaring munafik yang membaca Al-Qur’an adalah seperti buah Raihanah yang baunya harum tapi rasanya pahit. Dan perumpama’an orang munafik yang tidak membaca Al-Qur’an adalah seperti buah Hanzhalah yang tidak berbau dan rasanya pahit.’’

( Riwayat Bukhari & Muslim ).

–          Diriwayatkan Dari Umar bin Khatab ra, katanya: Aku pernah mendengar Rasulullah.Saw Bersabda:

“Sesungguhnya Allah ta’alaa mengangkat derajat  beberapa golongan manusia dengan kalam ini, dan merndahkan derajat golongan lainnya.’’

( Riwayat Bukhari & Muslim )

–          Diriwayatkan Daripada Abu Umamah ra, Ktanya: Aku pernah mendengar Rasulullah.Saw Bersabda:

“ Bacalah Al-Qur’an karna ia datang di hari Qiyamat sebagai juru syafa’at bagi pembacanya.’’

( Riwayat Muslim ).

–          Diriwayatkan dari Ibnu Umar ra, Dari pada Nabi Saw baginda Bersabda:

”Tidak bisa iri hati, kecuali pada dua seperti orang: Orang lelaki diberikan Allah ta’alaa pengetahuan Al-Qur’an dan di amalkan sepanjang malam dan siang,  dan seorang lelaki yang anugrahi Allah ta’alaa harta, kemudian dia menafkahkannya sepanjang malam dan siang.’’

( Riwayat Bukhari & Muslim )

–          Telah saya sebut juga dari Ibnu Mas’ud ra, dengan lafadz:

“Tidak bisa iri hati, kecuali pada dua macam orang; yaitu orang lelaki yang di anugrahi Allah ta’alaa harta, kemudian dia membelanjakannya keperluan yang benar, dan orang lelaki yang di beri hikmah ( ilmu ), kemudian dia memutuskan perkara dengannya dan mengajarkannya.’’

–          Diriwayatkan  Abdullah bin Mas’ud ra, katanya Rasulullah.Saw Bersabda:

“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah ta’alaa, maka ia mendapatkan satu kebaikan, sedang satu kebaikan dibalas dengan sepuluh kali lipat, Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim satu huruf, tetap Alif satu huruf, Lam satuhuruf, serta Mim satu huruf.”

( Riwayat Abu Isa Muhammad bin Isa At-Tirmidzi dan katanya; Hadits Hasan Shahih )

Diriwayatkan daripada Abu sa’id bin Al- khudri ra, daripada Nabi Saw Bersabda; Allah ta’alaa berfirman:

“Barangsiapa yang disibukkan dengan  mengkaji Al-Qur’an dan menyebut nama-Ku, sedang ia tidak sempat meminta kepada-Ku, Maka aku berikan kepadanya sebaik-baik pemberian yang aku berikan kepada orang-orang yang meminta. Dan keutama’an kalam Allah ta’alaa atas perkata’an lainnya seperti, keutamaan Allah atas Mahluk-Nya.’’

( Riwyat dari Tirmidzi, dan katanya: Hadits Hasan ).

–          Di riwayatkan dari Ibnu Abbas ra, katanya Rasulullah Saw Bersabda:

“ Sesungguhnya orang yang tidak terdapat dalam rongga badannya sesuatu dari Al-Qur’an adalah seperti rumah yang roboh.’’

( Diriwayatkan dari Tirmidzi dan katanya: Hadits Hasan shahih).

–          Dikatakan dari Abdullahh bin Amirin Ibnul Ash ra, daripada Nabi Saw Bersabda:

“Dikatakan kepada pembaca Al-Qur’an, Bcalah dan naiklah serta bacalah dengan tartil seperti engkau membacanya di dunia karena kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca.”

( Riwayat Abu Daud, Tirmidzi dan Nasa’i, Tirmidzi berkata: Hadits hasan Shahih ).

–          Di riwayatkan dari Mu’adz Bin Anas ra,  bahwa Rasulullah Saw Bersabda:

“ Barangsiapa yang membaca Al-Qur’an dan mengamalkan isinya, Allah memakaikan pada kedua orang tuanya di hari Qiyamat suatu mahkota yang sinarnya lebih bagus daripada sinar matahari di rumah rumah dunia. Maka bagaimana tanggapanmu terhadap orang yang mengamalkan ini.’’

( Riwayat Abu Daud )

–          Ad-Darimi meriwayatkan dengan isnadnya dari Abdullah bin Mas’ud ra, daripada Nabi Saw bersabda:

“ Bacalah Al-Qur’an karena Allah ta’alaa tidak menyiksa hati yang menghayati Al-Qur’an, dan sesungguhnya Al-Qur’an ini adalah jamuan Allah ta’alaa. Maka siapa yang masuk di dalamnya, dia pun aman. Dan siapa mencintai Al-Qur’an, maka berilah kabar gembira.”

–          Diriwayatkan dari Abdul Humaidi Al-Hamani ra, katanya : “ Aku bertanya kepada Sufyan At-Thauri, manaka yang engkau lebih sukai, orang yang berperang, atau orang yang membaca Al-Qur’an ?” Sufyan menjawab: “ membaca Al-Qur’an. Karena Nabi Saw bersabda: “Orang yang terbaik di antara kamu adalah BELAJAR AL-QUR’AN DAN MENGAJARKANNYA.”

Demikianlah beberapa Hadits-Hadits yang mengkhabarkan tentang keutama’an membaca Al-Qur’an, yang saya petik dari kitab ((At-Tibyaan fii Adaabi Hamalatil Qur’an )) karangan Imam Annawawi rahimahullahu ta’alaa, sebenarnya masih banyak lagi hadits-hadits yang mengkhabarkan tentang keutama’an membca Al-Qur’an dalam kitab kitab lain yang babar serta luas anggitannya. Akan tetapi dengan beberapa hadits-hadits yang saya catatkan di atas, semoga kiranya dapat bermanfa’at, dan menambah hikmah ( ilmu )  bagi yang mengamalkannya, dan semoga kita di golongkan oleh Allah sebagai hamba  yang mencintai Al-Qur’an, amiin yaa..rabbal aalamiin..

Akhirul kitabah, wabillaahi taufiqu wa-lhidayah wassalamu’alaikum’

*kritik serta saran dari pembaca yang saya harapkan, smoga berkenan.. ‘

(islamepontanglegon.wordpress.com).

Bacalah!

Di dalam bukunya, “al-Qur’an Dan Ilmu Modern”, Dr Morris Bukay[1] mengungkap kesesuaian informasi al-Qur’an mengenai nasib Fir’aun Musa setelah ia tenggelam di laut dan realita di mana itu tercermin dengan masih eksisnya jasad Fir’aun Musa tersebut hingga saat ini. Ini merupakan pertanda kebesaran Allah Subhanahu wa ta’ala saat berfirman,

“Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami.” [QS.Yunus:92]

View original post 2,939 more words

Bacalah!

TAHUN ini, penjajahan Israel atas bumi Palestina memasuki tahun ke-63. Sebuah catatan yang panjang sekali. Selama dalam kurun waktu tersebut, sekarang ini, hampir 80% wilayah Palestina sudah berhasil dikuasai oleh para Zionis tersebut. Sehubungan dengan paham Anti-Semit yang merebak, banyak bangsa Yahudi yang “kembali” ke Israel (dalam bahasa Ibrani disebut dengan istilah aliyaa).

Paham Anti-Semit terjadi sedemikian rupa di luar perkiraan Israel sendiri. Isyu Holocaust yang selama ini dijadikan pelindung bagi Yahudi, perlahan-lahan mulai surut, dan bahkan banyak masyarakat Eropa sendiri yang tidak percaya kepada Holocaust sebenarnya. Di dalam negeri pun, Israel tengah “bertempur”.

View original post 535 more words

Bacalah!

Yahudi melalui organisasi-organisasinya, terutama Freemasonry dan Illuminati, memiliki beribu-ribu cara dan strategi untuk menggolkan niatnya menciptakan Tatanan Dunia Baru atau The New World Order. Mereka juga punya begitu banyak program dan proyek yang bertujuan menggiring manusia ke alam yang sedang mereka bentuk.

Salah satunya adalah megaproyek BlueBeam, sebuah megaproyek yang bertujuan mengkafirkan manusia dari agama-agama yang dianutnya, dan memasukkan mereka dalam agama baru yang mereka buat; The New Age Religion. Ini lah proyek berwatak Dajjal yang akan menjadi salah satu penyebab tibanya Armageddon atau kiamat.

View original post 4,876 more words

WordPress.tv

Engage Yourself with WordPress.tv

DIGdha

This WordPress.com site is the bee's knees

islamepontanglegon

A great WordPress.com site

Bacalah!

Membuka Pikiran Anda

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

WordPress.tv

Engage Yourself with WordPress.tv

DIGdha

This WordPress.com site is the bee's knees

islamepontanglegon

A great WordPress.com site

Bacalah!

Membuka Pikiran Anda

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.